Posted by: th3nux3r | September 5, 2007

Setting Router Di Debian 4.0

Pertama-tama siapkan komputer dengan 2 lan card yaitu eth0 dan eth1.

1. Pastikan program iptables udah terinstall

2. Kemudian buka konsole

3. Hapus aturan-aturan yang sudah ada dengan perintah sebagai berikut:

  • iptables –flush
  • iptables –table nat –flush
  • iptables –delete-chain
  • iptables –table nat –delete-chain

4. Kemudian lakukan pengaturan untuk masquerade dan forwarding dengan perintah sebagai berikut:

  • iptables –table nat –append POSTROUTING –out-interface eth0 -j MASQUERADE
  • iptables –append FORWARD –in-interface eth1 -j ACCEPT
  • echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

5. Simpan aturan firewall yang telah dibuat dengan perintah sebagai berikut:

  • iptables-save > /etc/firewall.conf

6. Kemudian buatlah sebuah file dengan nama iptables pada direktori /etc/network/if-up.d/iptables:

  • vi /etc/network/if-up.d/iptables
  • didalamnya ketikkan perintah:

#!/bin/sh

iptables-restore < /etc/firewall.conf

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

  • Kemudian simpan file tersebut

7. Berikan akses untuk eksekusi agar aturan firewall yang telah dibuat dapat digunakan sejak proses booting dengan perintah:

chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables

8. Restart Komputer anda untuk melakukan pengetesan aturan iptables.

9. Selesai.

Sampai sini dulu ya bahasan pembuatan router pada debian 4.0. Semoga bisa memberikan pencerahan. :D

About these ads

Responses

  1. bagai mana caranya mensetting proxy pada debian 4.0

  2. werking bgs makaseh

  3. bagaimana cara nge-NAT di debian?

  4. sipppp sangat berterima kasih atas infonya

  5. I dont get shit of what is written here except the pure code lines for the routing. Thanks for the help, anyway .. one question … what language is this here ?

  6. mas… di post di bagian artikel debian-id artikel ini :D untuk melengkapi dokumentasi tentang debian… :)

  7. mau tanya nih, kok router ku kalo direstart pasti nat nya ilang, jadi kalo abis restart mesti configurasi ulang? gimana cara ngatasinnya, soalnya ni aku baru pertama kali bikin router

  8. sangat bagus settingan ditas tidak beresiko ke koneksi.

  9. Mas, gmn caranya klo membuat routingan dengan menggunakan quagga (zebra dan ospfd), apakah sama saja dengan iptables apa beda?

    Terimakasih

  10. Beda Pak, silahkan mengacu ke manual quagga.

  11. bagus bisa saya ambil buat bahan ta

  12. pada saat konfigurasi dhcp ip yang diberikan pada eth 1 terdapat keterangan link down apa arti dariperyataan tersebut

  13. aminatuz: ifconfig eth1 up

  14. Tengkyu bro….buat referensi…

  15. mau tanya nih,, kemarin saya sudah setting ip tables. dr client A (10.10.10.5) bisa ping ke router A (10.10.10.1) dan router B (192.168.1.1) begitu jg client B (192.168.1.10). dari sisi router jg sudah bisa ping ke kedua client. tp saat client A ing ke client B keluarnya RTO. mohon bantuannya. apa karena ada firewallnya? mohon bantuannya, saya masih pemula


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: